Gara-Gara Vial Menguap, Hasil Uji Lab Kena Reject Total? Ini Solusi Biar Gak Rugi Bandar Akibat Salah Pilih Sistem Injeksi Sampel Otomatis!
Meleng sedikit dalam memantau kondisi suhu vial di ruang penanganan sampel, siap-siap saja senyawa sensitif di dalamnya menguap sebelum sempat diinjeksi ke sistem kromatografi. Sekali senyawa gas polutan atau sampel cairan berubah konsentrasinya akibat lingkungan yang tidak stabil, seluruh rangkaian pengujian rutin harian di laboratorium R&D atau lini perakitan bakal dinyatakan cacat dan ditolak total (reject) oleh instansi sertifikasi. Kalau sudah kena penalti atau komplain dari regulator, reputasi manufaktur yang dipertaruhkan bisa hancur seketika, dan ujung-ujungnya operasional pabrik dipastikan bakal boncos total! Menjaga validitas pembacaan sampel dari baki hingga ke inlet kromatografi adalah harga mati demi mematuhi regulasi industri yang super ketat.
Masalah klasik yang sering bikin pusing para integrator sistem dan kepala laboratorium adalah intervensi manual yang terlalu tinggi serta tidak adanya kontrol suhu pada baki penampung sampel, sehingga risiko kontaminasi silang antar sampel menjadi sangat besar. Biar operasional lab tidak berakhir rugi bandar akibat data yang sering meleset, laboratorium berskala menengah membutuhkan dukungan mekanis robotik berpresisi tinggi seperti Autosampler SCH-01B
Namun, jika laboratorium Lu dihadapkan pada volume pengujian beban tinggi yang bekerja nonstop 24 jam dengan ratusan vial sampel sekaligus, maka menaikkan kelas integrasi ke Autosampler SCH-02B adalah langkah taktis yang paling tepat
Kedua perangkat otomatisasi injeksi online ini juga dibekali konektivitas industri yang sangat fleksibel, mulai dari port serial RS232, USB, hingga pilihan Ethernet untuk integrasi penuh ke PLC laboratorium atau sistem workstation komputer utama