Masih Memaksakan Sampel Sulit Larut Masuk Sel Titrasi? Ini Rahasia Lab Modern Menghindari Kerusakan Sensor Mahal!
Pernahkah laboratorium Anda mengalami momen kritis di mana elektroda titrator Karl Fischer tiba-tiba mati atau memberikan pembacaan melantur tepat di tengah-tengah antrean sampel yang padat? Bagi analis lab, tidak ada yang lebih membuat frustrasi daripada melihat sel titrasi yang tadinya jernih tiba-tiba berubah menjadi keruh, lengket, dan kotor akibat residu sampel yang membandel.
Memaksakan sampel padat, sangat kental, atau tidak larut—seperti plastik, karet, pelumas berat, bubuk farmasi tertentu, hingga material baterai—masuk langsung ke dalam sel titrasi adalah cara tercepat untuk merusak sensor elektroda yang mahal. Setiap kali Anda harus menghentikan pengujian untuk membersihkan sel, mengganti pelarut, atau bahkan membeli elektroda baru, laboratorium Anda sedang membuang-buang anggaran secara percuma (boncos) sekaligus kehilangan waktu kerja berharga demi mengejar target timeline.
Untungnya, laboratorium modern bersertifikasi global tidak lagi menggunakan metode konvensional yang berisiko ini. Mereka beralih ke teknik Gas Headspace menggunakan unit pemanas eksternal. Prinsipnya sangat cerdas: alih-alih memasukkan sampel fisik ke dalam cairan titrasi, sampel diletakkan di dalam vial tertutup lalu dipanaskan pada suhu spesifik secara presisi. Hanya uap air yang menguap dari sampel yang akan dialirkan oleh gas pembawa kering (carrier gas) langsung menuju sel titrasi untuk diukur kualitas kelembapannya. Sampel kotornya? Tetap tertinggal dengan aman di dalam vial sekali pakai!
Solusi mutakhir untuk menerapkan metode tanpa sentuh ini adalah dengan mengintegrasikan Karl Fischer Oven Sampler KFSH-01
Hebatnya lagi, oven sampler KFSH-01 ini memiliki kompatibilitas universal yang luar biasa dengan jajaran Karl Fischer Titrator Drawell, seperti seri koulometri sensitif KFT-41C untuk kadar air mikro