Klaim cashback hingga 25% khusus hari ini!
Instrumenta
Artikel

Bahaya Limbah Regenerasi Kimia! Risiko Tersembunyi Sistem Pemurni Lama yang Mengancam Karyawan Lab

Oleh Tim Instrumenta • 24 July 2026

Dalam operasional laboratorium pengujian kimia dan industri farmasi, penggunaan sistem deionisasi konvensional berbasis resin penukar ion yang membutuhkan regenerasi kimia manual (asam kuat dan basa kuat) tidak hanya merepotkan, tetapi juga menyimpan bahaya besar. Penanganan bahan kimia berbahaya (hazardous chemicals) secara berulang saat proses regenerasi resin meningkatkan risiko kecelakaan kerja bagi staf laboratorium, seperti paparan uap beracun hingga luka bakar kimiawi.

Selain masalah keselamatan kerja, regenerasi kimia manual pada sistem pemurni air lama juga menciptakan ketidakstabilan kualitas air keluaran, fluktuasi tingkat resistivitas, serta lonjakan limbah cair berbahaya (chemical wastewater) yang memperberat beban pengelolaan lingkungan perusahaan Anda. Waktu terbuang (downtime) saat proses regenerasi resin terhenti berarti terhentinya pasokan air murni yang menurunkan produktivitas analisis harian secara signifikan.

Untuk mengeliminasi penggunaan bahan kimia berbahaya dalam proses pemurnian air dan menyajikan pasokan air deionisasi serta ultrapure secara berkelanjutan tanpa downtime, Drawell menghadirkan rangkaian teknologi canggih berbasis Elektrodeionisasi (Electrodeionization / EDI): Edi-Q Series, Edi Touch-S Series, dan Edi Touch-Q/S Series Deionized Water System.

Bagi laboratorium yang membutuhkan pasokan air deionisasi mutu tinggi secara efisien langsung dari sumber air keran tanpa memerlukan regenerasi kimia yang rumit, Drawell Edi-Q Series Deionized Water System adalah solusi yang sangat aman dan hemat energi. Menggabungkan teknologi Reverse Osmosis (RO) dan Elektrodeionisasi (EDI) canggih, instrumen ini mengubah air keran menjadi air deionisasi ber-resistivitas 5 hingga 15 Mohm.cm untuk kualitas EDI dan 18.2 Mohm.cm untuk kualitas Ultrapure. Dengan laju aliran output 10 hingga 30 Liter per jam serta kadar TOC kurang dari 10 ppb, Edi-Q Series menjamin konduktivitas air yang stabil dan bebas bahan kimia regenerasi.

Sementara itu, untuk fasilitas riset analitis sensitif seperti HPLC, IC, ICP-MS, dan biologi molekuler yang menginginkan kemudahan navigasi berteknologi tinggi, Drawell Edi Touch-S Series Ultrapure Water System menghadirkan kombinasi performa mutakhir. Menggunakan teknologi EDI terkini dan layar sentuh intuitif (intuitive touch screen), alat ini memproses air keran secara langsung menjadi Air Murni Tipe II (resistivitas 5 hingga 15 Mohm.cm) dan Air Ultrapure Tipe I (resistivitas 18.2 Mohm.cm pada suhu 25 derajat Celcius). Fitur pemantauan kualitas air real-time dan sistem alarm otomatis pada Edi Touch-S menjamin operasional harian berjalan dengan kepraktisan serta keamanan maksimum.

Adapun untuk laboratorium analitik, pengujian lingkungan, dan manufaktur farmasi yang menuntut fleksibilitas tinggi dalam menghasilkan air bebas ion berstandar tinggi secara konsisten, Drawell Edi Touch-Q / Touch-S Deionized Water System hadir sebagai standar industri unggulan. Mengombinasikan sistem filtrasi RO dan EDI berlayar sentuh, instrumen ini menghasilkan air dengan resistivitas 15 hingga 18.2 Mohm.cm pada suhu 25 derajat Celcius dan kadar TOC kurang dari 5 ppb. Dengan laju aliran pengambilan hingga 2.0 Liter per menit, alat ini memastikan pasokan air murni bebas ion siap digunakan kapan pun tanpa risiko fluktuasi kinerjanya.

Hentikan bahaya penggunaan bahan kimia berbahaya untuk regenerasi air di laboratorium Anda. Tingkatkan keselamatan kerja dan efisiensi analisis Anda sekarang juga bersama teknologi pemurni air EDI berkelanjutan dari Drawell.

Bagikan:
Pembayaran Aman Perlindungan Pelanggan Pengiriman Nasional